acara yg paling wahh.."untuk sementara waktu". yaaa...salah satu sudut gambar di pelepasan saya dan saudara saya. pelepasan kita yang bertepatan pada hari ahad tgl 13 Mei 2012, bertempat di salah satu gedung milik Universitas Negeri di Yogyakarta. Lebih tepatnya gedung milik Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. ini adalah bentuk salam pelepasan dan selamat tinggal dari ketua PP Muahammadiyah bapak Dien syamsuddin yang Alhamdulillah beliau sendirilah yang melepas kami dari Madrasah muallimaat tempat sekolah saya selama 6 tahun. kedua orang tua saya datang untuk menghadiri acara kami sekaligus bertepatan juga dengan bulan wisuda kakak saya yang kedua untuk meraih gelas sarjana strata satu dari Universitas Gadjah Mada.
sebenernya saya kesulitan pakai baju itu (tidak terbiasa) ditambah dengan wedges 5 cm, dan saat harus naik keatas panggung untuk mengambil map berisi janji alumni saya deg-degan bangat kalo kalo nanti jatuh diatas panggung atau apalah yang intinya berfikir macem-macem. sebelumnya memang ada gladi bersih setiap siswa dan diharap untuk mencoba wedges masing-masing. sengaja saya tidak bawa dengan alasan bahwa saat acara gladi bersih akan dilaksanakan saya pulang kerumah nenek saya dan tidak membawa perkakas pelepasan itu semua. saya juga berangkat sendiri ke tempat gladi bersih dengan motor dan celana (dilarang pakai celana) saat itu. untuk masuk ruangan pun saya harus umpet-umpetan dengan beberapa guru yang juga hadir di acara gladi bersih itu. hehe
malam sebelum acara itu dilaksanakan, hari sabtu sepulang bimbel sore di Ganesha Operation (tempat les), saya mengantar saudara saya keasrama dan saya pulang ke kostan kakak saya untuk mengembalikan sepeda motor yang saat itu saya pinjam untuk datang les.
hari itu kedua orang tua saya datang dari Riau dan baru tiba di kota Yogyakarta pada malam hari menjelang Isya, saya dan kakak saya berangkat ke rumah nenek saya selepas Maghrib. pukul 20.00 wib kakak saya mengantarkan saya pulang keasrama, setibanya diasrama saya dikejutkan dengan satu hal 'kunci almari'. gawat kalau saja almari saya tidak bisa di buka bagaimana? semuanya panik. akhirnya saya memutuskan untuk meminjam gergaji besi di pamong saya, tapi gergaji besi itu tidak ada. malah dikasih 'tang' oleh anaknya.
teman saya (aliph) sms 'lagi bawa hape' lhoo kok bisa? ya begitulah, ceritanya panjang (sambil menjelaskan lewat pesan singkat) tadi pas pulang lupa kalau ternyata kunci almarinya itu didalam tempat pensil yang tadi tak bawa bimbel, trus sekarang tempat pensilnya ditinggal deh di rumah nenekku.
nggak retilah, pokoknya panjang ceritanya. tapi berkat usaha, akhirnya bisa juga itu almari dirusak (baca: kuncinya rusak).
dan besok pagi harinya, berangkat pelepasan deh. 'masih pakai sandal jepit' bukan wedges.
![]() |
| foto saat acara sudah selesai |
sebenernya saya kesulitan pakai baju itu (tidak terbiasa) ditambah dengan wedges 5 cm, dan saat harus naik keatas panggung untuk mengambil map berisi janji alumni saya deg-degan bangat kalo kalo nanti jatuh diatas panggung atau apalah yang intinya berfikir macem-macem. sebelumnya memang ada gladi bersih setiap siswa dan diharap untuk mencoba wedges masing-masing. sengaja saya tidak bawa dengan alasan bahwa saat acara gladi bersih akan dilaksanakan saya pulang kerumah nenek saya dan tidak membawa perkakas pelepasan itu semua. saya juga berangkat sendiri ke tempat gladi bersih dengan motor dan celana (dilarang pakai celana) saat itu. untuk masuk ruangan pun saya harus umpet-umpetan dengan beberapa guru yang juga hadir di acara gladi bersih itu. hehe
malam sebelum acara itu dilaksanakan, hari sabtu sepulang bimbel sore di Ganesha Operation (tempat les), saya mengantar saudara saya keasrama dan saya pulang ke kostan kakak saya untuk mengembalikan sepeda motor yang saat itu saya pinjam untuk datang les.
| foto rebutan kamera |
teman saya (aliph) sms 'lagi bawa hape' lhoo kok bisa? ya begitulah, ceritanya panjang (sambil menjelaskan lewat pesan singkat) tadi pas pulang lupa kalau ternyata kunci almarinya itu didalam tempat pensil yang tadi tak bawa bimbel, trus sekarang tempat pensilnya ditinggal deh di rumah nenekku.
nggak retilah, pokoknya panjang ceritanya. tapi berkat usaha, akhirnya bisa juga itu almari dirusak (baca: kuncinya rusak).
dan besok pagi harinya, berangkat pelepasan deh. 'masih pakai sandal jepit' bukan wedges.

0 komentar:
Posting Komentar