Sabtu, 31 Januari 2015

Niatan Baik Nulis Blog



Dulu, awalnya semangat nulis blog itu muncul dipengaruhi sama banyaknya pembaca blog – dilihat berdasakan statistic reviewer blog.

Sekarang beda lagi niatnya, memang harusnya niat yang sekarang itu muncul sedari dulu biar sekarang tulisannya makin bagus. Kenapa menulisa itu penting? Karena tulisan adalah rangkaian kata yang dijahit seapik dan serapi mungkin supaya banyak yang suka (Hasnan, 2014). 

Kata salah satu senior saya di organisasi waktu beliau ngisi sebagai pemateri di acara workshop kepenulisan beberapa bulan yang lalu – aku sebagai moderator beliau. Telat, lagi lagi telat. Kenapa gak dari dulu sih suka nulis? Kan sama aja menulis itu latihan, semakin sering dilatih nanti tulisannya akan semakin bagus! Terkadang orang kehabisan waktu untuk menyalahkan diri sendiri. Bingung mau nulis apa dan sepenting apakah tulisan itu. Awam memang, aku juga masih awam di kepenulisan. Ini aja masih belajar.

Benar, hidup itu sangat singkat dan hidup itu seperti main game (lihat Running Man). Kenapa aku senang ngasi contoh Running Man? Dari Running Man sedikit banyak aku belajar, dari tantangan yang harus diselesaikan. Beberapa kali mereka gagal menyelesaikan misi, sampai akhirnya mereka berhasil. Seperti itulah hidup, dimana awal kegagalan dari permainan yang dicontohkan Running Man itu dijadikan sebagai pelajaran berharga yang gunanya untuk mengoreksi diri. Tentang strategi-strategi praktis yang seharusnya digunakan untuk memecahkan misi sampai berhasil. 

Jangan pernah merasa malu dan takut untuk gagal! Karya dari tulisan pertama boleh dibilang jelek dan gak bermutu atau berbobot sama sekali! Tapi, namanya juga belajar menjahit kata, kalo sering latihan menjahit pasti lama-kelamaan jahitannya bakalan rapi dan laku kalo dijual, syukur-syukur banyak yang beli. Jadi peluang dan penghasilan sendirikan?.

Sudahlah, belajar itu sah-sah aja. selama kamu mau belajar untuk memberikan yang terbaik dari usaha belajarmu. Biarkan tulisan pertamamu dibilang kurang bagus. Tapi, ingat “orang yang sukses itu dulunya juga pernah mengalami beberapa kegagalan dan mereka terus belajar mengoreksi diri sampai mereka benar-benar berhasil dan sukses.”

Dulu, saat aku mengikuti seminar di Jogjakarta, siempunya acara bilang begini “kegagalan dan kesuksesan  itu seimbang,” (Febrio, 2011) maksudnya adalah jika kegagalan itu jumlahnya 10 maka kesuksesan itu jumlahnya juga 10. Jadi, ketika kamu sudah mengalami 9 kegagalan dalam hidupmu maka yang tersisa adalah 1 kegagalan lagi dan 10 kesuksesan telah menanti, sejatinya hidup itu seimbang – dimana Allah menciptakan sesuatunya secara berpasang-pasangan – ada kiri kanan, atas bawah, depan belakang, hidup mati dsb. So, buat kamu yang masih semangat mengisi hidup dengan belajar, lakukan saja! Lakukan apa yang kamu bisa lakukan dan berawal dari apa yang kamu sukai. Jangan sekali-kali merasa terbebani untuk melakukan apa yang kamu lakukan. Apa yang bisa kamu lakukan! Lakukan saja, karena ketika kamu melakukan apa yang kamu lakukan, pertanda bahwa kamu telah memilih apa yang kamu lakukan itu menjadi bagian dari apa yang kamu sukai dalam hidup untuk kamu lakukan.

Sejatinya manusia terlahir dengan dilengkapi berbagai kelebihan juga pasti ada kekurangan, sehingga membutuhkan bantuan dari pihak lain untuk mengisi kelowongan dari kekurangan dari hidupmu! So, let’s doing what you like and the most important is doing what you like first!  

Shopping Time – Beli Kembang Berambang



Hujannya putus belum sampai di Malang, waktunya masih siang. Kami masih belum ingin pulang ke kosan. Daripada beli lauk, mending masak sendiri di kosan. Pertama, modalnya adalah bahan apa yang bakal kita masak, berpacu ke Carrefour di Matos.

Sebelum masuk Carrefour, kita window shopping di beberapa tempat – sepatu (Matahari) dan buku (Gramedia). Sekedar lihat-lihat, mungkin aja ada barang yang cocok buat di beli – ternyata tidak.
Yasudah, waktunya  ke Carrefour. 

Mau beli kerang, gak jadi. Soalnya tiap kali habis makan kerang pasti pusing – mungkin tidak cocok.

Beli beberapa mie, biscuit, Kembang Brambang dan ditutup dengan es krim lalu pulang.

Just Looking For and Window Shopping!



Rabu, 28 Januari 2015. Satu dari deretan satu bulan hari dan tanggal  libur semester aku dan saudara kembarku berencana buat cari suasana baru selain di Kota Malang. Awalnya mau main ke salah satu tempat wisata di Kabupaten Malang, mungkin ke Jatim Park 1 atau 2, mungkin juga ke Selecta taman bunga, atau ke Eco Green Park. Tapi ternyara tidak sama sekali tempat itu berhasil kami kunjungi. Justru yang terjadi kami malah mereview apa yang dulu pernah kami lakukan bersama dengan teman kami, Nizar satu tahun yang lalu. 

Iya, beneran cuma review dan mengulang kejadian yang dulu lagi deh. Soalnya kami cuma lewat di depan nya doang tanpa masuk dan melihat keadaan di dalam tempat wisata itu beneran. Padahal udah lumayan lama lho kami tinggal di tempat yang deket dan banyak tempat wisatanya, malang nian memang.

Soalnya kalo pergi ketempat wisata di tempat yang kayak gitu dan hanya dua orang itu gak seru, paling ajib ya kalo bareng-bareng sama keluarga atau temen-temen. Tapi keluarga kita jauh dan temen-temen banyak yang gak di Malang, pada pulang kampung.

Meskipun sekedar lewat dan lihat didepannya aja, kami tetep seneng kok. Akhirnya mentok mampir ke Alun-alun Batu (lagi) untuk yang ketakhitunlakinya. Beli yogurt deh di salah satu depot susu yang buka, aku beli rasa vanilla sedangkan kembaranku beli rasa mocca. 

Diminumnya di deket pancoran air, sambil poto-poto kayak pengunjung lainnya. Haha
Udah beberapa menit berlalu, hujan mulai turun rintik-rintik. Yasudah petualangan kami di alun-alun Batu terhenti dengan ditutup hujan gerimis dan hujan deras di jalan waktu perjalanan.

Running Man



Siapa yang gak tahu acara variety show dari Korea yang menampilkan permainan dengan classification urban action variety yang difokuskan ke show urban environment? (Sumber Wikipedia.com). 

Menyambi mengisi waktu kosong libur kuliah, berawal dari menonton Drama Korea yang berjudul Emergency Couple, aku mulai suka menonton Running Man, sampai harus streaming di youtube. Sumbernya dari salah satu pemain dalam Drama yang aku tonton, Ji Hyo. 

Dibilang terlambat mungkin iya, tapi gak papa lah. Running Man itu acara yang bisa bikin penasaran dan ketawa tapi juga salut. Bisa ngilangin stress.

Masak Santapan Sendiri



Memasuki hari ke 12 pasca ujian semester, sekarang waktunya liburan. Diliburan ini aku dan saudara kembarku masih memutuskan untuk menetap di kota tempat kami sekolah, Malang. Pertimbangan dari review beberap liburan yang lalu kami menghabiskan masa liburan di Kota kedua tempat kami tinggal, Jogjakarta. 

Liburan di Malang asik kok, meskipun juga tinggal di kosan. Dan temen-temen kosan mayoritas pada pulang. Alhasil, kosan lumayan sepi. Meskipun kuantitas temen-temen berkurang, tapi liburan ini berkesan dan menyenangkan. Selain cuma bareng dengan segelintir temen yang tersisa tapi suasananya makin terasa menyenangkan.

Kebanyakan hari libur ini, tiap pagi nya aku dan kembaranku mencoba untuk menyiapkan santapan harian dengan memasak daripada membeli lauk atau lauk plus nasi seperti hari biasa ketika kami aktif kuliah. Justru dengan memasak sendiri kami dapat lebih hemat dan dapat memasak sesuai dengan selera dan keahlian kami.

Meskipun saat eksekusi, kembaranku yang lebih banyak menyelesaikan masakan sampai matang. Tapi tak apa, aku cukup membantu sampai persiapan memasak saja seperti menyiapkan bahan yang akan di masak.